Belajar Bikin Film Pendek

short films.jpg
Saya baru selesai mengikuti Diklat Disain Grafis dan Multimedia di Pusdiklat Keuangan Umum bulan Februari 2018. Jadinya bisa buat macam-macam hasil disain grafis dengan Corel Draw dan Adobe Photoshop, seperti kartu nama, flyer, banner, cover buku, cover majalah, dan poster. Lumayan deh nggak perlu ngrepotin orang kalo lagi perlu bikin, gampang juga. Kuncinya sih tetap dipakai praktik terus biar nggak lupa. Saya juga dapat ilmu membuat film pendek dari pengajar dari NET tv. Dari mulai pra-produksi, dalam produksi, dan pasca produksi. Pra-produksi misalnya penentuan ide cerita,sasaran pasar apa, riset bahan2, casting pemain, dan synopsis dan script writing. Menulis script writing ini yang saya paling suka. Kebetulan saya yang jadi script writer buat film pendek kelompok kami. Contoh scriptwriting seperti begini nih:

TOPIK: ANTI KORUPSI

OPENING CREDITS
(Instrumental music)

1. EXT. HALAMAN PUSDIKLAT KU – SIANG
Shoot gedung kantor menjulang tinggi dengan low angle. Lalu panning halaman sd parkiran mobil ke kiri dank ke kanan.
Di lantai 1 kamera masuk berjalan ke dalam lobby.

2. INT. Lobby depan lift – SIANG
Sebuah lobby kantor dengan sisi kanan kiri terdapat lift. Tidak lama pintu lift terbuka dan keluar seorang pegawai.

3. INT. Lobby hingga serambi depan kantor.
Pegawai berjalan santai sambil siul-siul keluar menuju parkiran mobil. Shoot zoom in dan zoom out.
4. EXT. Serambi sampai dengan mobil terparkir.
Pegawai menuju mobil dan membuka pintu mobil. Shoot still dan Long shot.

5. INT. Di dalam mobil dinas kantor.
Pegawai masuk dan duduk di mobil. HP nya berbunyi.

6. INT. Di dalam mobil dinas kantor.
Pegawai mengangkat telepon. “Iya Ma, Papa sudah dapat nih mobil kantor buat jemput Mama. Di Mall mana? OK Papa segera ke sana, nanti kita maksi sama2 ya…Bye Mama.” Bisa tambahkan caption gambar wanita cantik sedang membawa banyak tentengan belanja menelpon sang papa. Shoot Close Up tiba-tiba teriak dan rem mendadak.

7. EXT. Parkiran di luar mobil.
Bunyi peluit “PRIIIITT!!” dan ada seseorang menghadang di tengah jalan. Shoot close up tangan muncul mengacungkan kartu kuning di depan kaca mobil pegawai.

8. INT. Di dalam mobil.
Pegawai menunjukkan eskpresi kaget dan bingung. Shoot Big Close Up wajah pegawai.

CLOSING:

9. EXT. Parkiran/halaman gedung kantor pusdiklat.
Seorang Wasit dengan kartu kuning. Tegas berkata “STOP!! Menggunakan barang kantor untuk kepentingan pribadi adalah KORUPSI!”
Fasilitas mobil bisa di zoom out dan panning sekali lagi.
Lalu Wasit mengacungkan kartu kuning. Zoom out dan akhirnya extreme long shot. (Jika ada drone lebih bagus lagi jika shoot wasit acungkan kartu dan meniup peluit lagi )

CREDIT TITLE
(Instrumental music)

***
Scriptwriting ini buat plan pengambilan gambar. Dan pada praktiknya ternyata banyak kreativitas muncul sehingga gambar yang diambil lebih kaya dari script yang sudah dibuat, jadi jika ada tambahan saya cukup catat di script yang ada, termasuk nomor pengambilan take-nya. Ini penting sekali untuk proses editing film.
Okay selama shooting atau take, kita pakai dua kamera agar angle pengambilan jadi kaya. BTW karena dalam film pendek kami ada adegan percakapan, kita pakai tambahan clip-on dan mikrofon tambahan. Untuk shoot still yang agak lama kita bahkan pakai tripod biar gambar yang diambil jadi stabil. OK kelar ambil gambar, kita lanjutkan ke editing.
Editing film kita gunakan Adobe Premiere. Ngga terlalu sulit jika kita sudah biasa pakai Movie Maker.Kita susun capture pilihan kita sesuai script final yang sudah disepakati. Saya trim bagian-bagian yang kurang pas, oya kami sepakat setiap capture tidak lebih dari 7 detik. Kita tambahkan audio efek yang diperlukan, seperti suara rem mobil dll. Musik background juga kita tambahkan. Mixing suara kelar, kita tambahkan credit title sama color correction di beberapa bagian. Setelah itu baru deh diekspor jadi MP4 atau video.

Melelahkan juga buat film sendiri, tapi kalau sudah lihat hasilnya jadi bangga juga sudah bisa produksi film sendiri. Selama ini saya cuma pakai Pulp Motion, dan kayaknya sih bakal tetap pakai PM karena ngga sanggup beli Adobe Premiere asli hahahaa… Saya mah suka pakai yang instan2 macam nge-vlog saya pakai Kwai saja. Cuma sekarang lagi bosen jadi berhenti vlogging for a while. My next project adalah saya bakal membuat video knowledge capture dengan mahasiswa saya sebagai talent, sepertinya cocok nih buat bahan mengajar English for Customs. So, let’s see if I can do that.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s