Lagi Gandrung Komik Lawas

Liburan tidak selalu bermakna pergi jalan-jalan ke luar kota. Liburan menjelang ujian bulan Mei 2014 ini anak-anak cuma minta ke Blok M Square untuk hunting komik lawas, Conan dan Kung Fu Boy. Ini diawali kak Shofi yang lagi demen nggambar Manga, akhirnya diceritain kalau ibunya dulu juga suka baca komik Elex Media seperti Conan dan Chin Mi itu. Sengaja nggak saya arahin ke komik tema cinta-cintaan, padahal waktu itu juga ada Candy-Candy, itupun masih tergolong aman dibandingkan Shoujo, Kimi Ni Todoke, Strawberry 100%, Nagato Yuki-chan, Seiho Boys, atau sejenisnya yang ada jaman sekarang ini.

Chin Mi edisi lama

Chin Mi edisi lama

Seru juga acara nyari komik bekas. Kalau beli satuan, istilah pedagangnya yaitu “cabutan” dihargai lima ribu rupiah saja per biji. Ada juga pedagang yang jual lengkap dari nomor 1 sampai dengan 37 untuk keluaran Kung Fu Boy yang pertama, dihargainya 450 rupiah, Bo! Itu buat yang covernya masih lengkap cover luar dan dalam masih ada. Ada juga yang tidak lengkap covernya, saya tawar sampai 200 ribu pun ngga dikasih. Katanya nyari yang nomor 22 yang susah. Akhirnya merayu Shofi untuk beli ketengan saja. Sampai saat ini dia sudah punya nomor 6 sampai dengan 13, nomor 1 sampai 5 belum ada. Yang komik Conan juga seru. Shofi beli yang edisi New. sudah dapat nomor 1 sampai dengan 9, lumayanlah untuk kolektor pemula.

Jalan-jalan ke penjual buku bekas membuat mereka mengerti bahwa buku bisa dijadikan koleksi kalau mau merawatnya dengan bagus. Selama ini anak-anak suka sembarangan dengan buku yang ada di rumah. (padahal Tintin bekas saja per biji sekarang 25 ribu). Dulu punya Tintin lengkap, Dalton, Cubitus, Nathalie, Lucky Luke banyak di rumah. Saya selalu belikan yang orisinil karena kualitasnya akan tetap bagus meskipun sudah disimpan puluhan tahun. Sekarang mereka harus ngubek-ngubek lemari atau gudang kalau ingin membacanya lagi, yang jelas sih belum saya loakin hahaha.

***

Lewat beberapa hari dari jalan2 di Blok M Square itu, ternyata ayahnya anak2 yang jadi kegandrungan KB pulak. Dibela-belain ikut nyari di seputaran Pondok Aren dan Bintaro, nggak nemu juga. Akhirnya pas hari Sabtunya, hanya berdua dengan Shofi melanjutkan hunting lagi ke Blok M Square, dan koleksi semakin lengkap, tingggal nomor 1, 2 dan 22. Eh, hari Minggu masih penasaran juga si ayah ini, nyari di pasar Ciledug berdua dengan kakak Faishal, nemu juga nomor 1 dan 2, ckckckk….saluuuut. Tinggal nomor 22 yang super duper langka itu, tapi saya sendiri sih sudah cukup puas bisa membaca nomor 1 dan nomor terakhir, luar biasa asiknya. Hebat Takeshi Maekawa. Ntar saya juga mau hunting lagi lanjutannya yang New Kung Fu Boy.

New Kung Fu Boy

New Kung Fu Boy

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s