Lebaran without Mudik

mudikTahun 2009 ini saya tidak pulkam, karena tahun kemarin sudah mudik. Saya termasuk golongan yang nggak fanatik sama mudik Lebaran, jika dihitung2 semenjak menikah 9 tahun lalu sd sekarang, saya baru 4x mudik. Mudik pertama itu tahun 2002, anak pertama baru usia 1 tahun dengan hasil dia diopname di RS Lavalette Malang karena diare dan ISPAnya kambuh. Semenjak itu saya janji nggak akan pulkam jika punya anak masih kecil. Mudik ke-2 yaitu tahun 2004, anak kedua masih umur 1 tahun tapi harus mudik juga karena selepas Lebaran saya harus nyusul suami  sekaligus pindah tugas baru ke Balikpapan. Alhamdulillah dia sehat2 saja (thank to ASI, too). Tahun 2005 saya pulkam pas acara pernikahan adik bungsu, sekalian nunggu panggilan pelantikan Widyaiswara saya di kampung halaman saya. Yang terjadi saat di bandara, anak pertama sakit sampai muntah-muntah, demam sampai 3 hari, adiknya juga kumat sakit giginya. Tahun kemaren, entah kenapa kami sekeluarga kepengen banget pulkam, jadi lsg saja beli tiket Gajayana PP untuk 4 orang. Tapi kami ngga berani sering keliling2 kota karena takut anak2 kecapekan dan sakit, terutama si kecil yang nomr 3 (wong tiket balik udah beli). So, mudik kemaren nggak banyak ceritanya deh.

Jadilah tahun ini kami tidak mudik ke Malang. Kalau dipikir2, mungkin ini yang terbaik buat kami. Anak2 masih bisa jalan2 ke Taman Mini atau Dufan jika bete di rumah mertua, terus yang jelas ongkos Lebaran juga lebih ngirit dibanding tahun lalu yang dihitung2 juga jadi lebih dari 2x gaji. Meski ngga mudik, Lebaran kan identik dengan pengeluaran ekstra: ZIS buat semua orang di rumah termasuk pembantu, THR pembantu 3 orang plus 1 orang ojek langganan kami, THR ortu, parsel lebaran, angpao ponakan2, uang jalan2, belum printil2 tak terduga lainnya mesti disiapkan. Alhamdulillah rejeki Lebaran ada saja meskipun kami PNS ngga dapat THR.

So, buat yang ngga mudik, nikmatilah Jakarta yang ngga macet (luar biasa deh…dari Pondok Aren ke Ponodk Bambu cuma 30 menit, coba kalau hari biasa…). Selamat menuntaskan semua amalan Ramadhan dengan sebaik2nya dan Selamat Idul Fitri 1430 H. Semoga Allah mengampuni dosa2 kita dan menerima segala ibadah dan amalan kita, amiiin…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s